6 Unsur Pokok Penulisan Artikel Ilmiah Non Penelitian Yang Harus Dikuasai

6 Unsur Pokok Penulisans Artikel Ilmiah Non Penelitian Yang Harus Dikuasai

Artikel ilmiah non penelitian merupakan semua jenis karya ilmiah yang bukan hasil penelitian termasuk kategori teori, konsep, prinsip ataupun mendeskripsikan fenomena, fakta, dan lain sebagainya. Dengan banyaknya ragam karya ilmiah, cara penyajian dalam jurnal juga memiliki variasi yang banyak pula.

Syarat dan ketentuan penulisan artikel non penelitian didasarkan pada penulisan makalah pendek yang kurang dari 20 halaman serta tidak harus menampilkan kata kunci serta abstrak, sedangkan sistematika penulisannya tanpa angka ataupun abjad.

Jumlah halaman artikel ilmiah non penelitian tidak terlalu banyak tapi esensial sebuah karya juga harus diperhatikan, artinya pembahasan yang dituangkan dalam tulisan tersebut merupakan hal penting atau isi. Didalam artikel ilmiah pendek setidaknya memuat 6 unsur pokok penulisan, apa saja unsur yang harus ditampilkan dalam sebuah artikel ilmiah non penelitian ?

Unsur Pokok Penulisan Artikel Ilmiah Non Penelitian

Didalam artikel ini akan kami bahas 6 unsur penulisan karya tulis ilmiah non penelitian meliputi Judul, nama penulis, pendahuluan, bagian inti, penutup dan daftar rujukan secara detail dibawah ini:

Judul Artikel Yang Baik

Judul adalah kepala sebuah tulisan artikel ilmiah non penelitian atau sebuah label yang menggambarkan secara tepat intisari pembahasan didalamnya. Maka dari itu, jika anda seorang penulisa artikel yang professional tentunya harus memperhatikan berbagai hal termasuk aspek ketepatannya, penggunaan kata, memperhatikan daya tarik pembaca serta jumlah kata yang terdiri dari 5-15 suku kata saja.

Nama Penulis Yang Baik

Didalam karya tulis tentunya harus dicantumkan nama penulisnya, entah itu penulis artikel bebas, artikel ilmiah non penelitian ataupun penelitian. Didalam penulisan nama penulis yang baik itu tidak perlu menyertakan gelar akademik atau gelar lainnya seperti gelar Dr, Sarjana, Magister dan gelar lainnya.

Adapun peletakannya berbeda-beda sesuai dengan jumlah penulis artikel ilmiah non penelitian, model pertama ditulis pada catatan kaki di halaman pertama, apabila ada 2 penulis atau lebih maka yang ditulis hanya nama penulis utama saja yang diletakkan di bawah judul, sedangkan penulis lainnya ditulis di dalam catatan kaki.

Baca juga tentang tips menulis artikel review agar banyak pembaca

Abstrak dan Kata Kunci

Unsur pokok pada penulisan artikel ilmiah non penelitian adalah abstrak yang dituangkan secara padat, serta bukan sebuah komentar ataupun pengantar dari redaksi. Baiknya, abstrak ditulis dengan menggunakan bahasa inggris , dengan ketentuan judul artikel berbahasa Indonesia dimuat pada baris pertama abstrak bahasa inggris.

Lalu, pemakaian kata kunci pada artikel ilmiah non penelitian merupakan kata pokok yang menggambarkan permasalahan yang dibahasnya atau merupakan dasar gagasan dalam karangan asli serta berupa kata tunggal atau gabungan. Sedangkan fungsi dari kata kunci karya ilmiah bertujuan sebagai system informasi komputerisasi system informasi ilmiah sehingga mudah ditemukan pembaca.

Pendahuluan

Pendahuluan artikel ilmiah non penelitian berisi tentang uraian yang berfungsi mengantarkan pembaca pada tema utama yang dibahas, maka dari itu seorang penulis harus mengerti bagaimana cara menarik minat pembaca agar tergiring untuk memahami bahasan selanjutnya. Selain itu, pendahuluan harusnya diakhiri dengan rumusan singkat terkait pembahasan pokok sebuah artikel.
Bagian Inti

Maksud pembahasan inti adalah pembahasan secara detail tema yang diangkat oleh penulis, dengan kata lain pendeskripsian sebuah bahasan pokok yang memang benar-benar dicari oleh pembaca. Untuk menuangkan informasi yang ada didalam isi harus benar-benar bisa mengena terhadap pembaca tanpa harus membaca secara berulang-ulang.

Penutup

Penutup pada artikel ilmiah non penelitian bisa berisi tentang simpulan hasil pembahasan pada isi sebelumnya, artinya sebagai uraian hasil pembahasan sebuah tema sehingga pembaca memang sudah menemukan apa yang dicarinya.

Selain kesimpulan, ada beberapa artikel non penelitian yang juga disertai dengan kritik dan saran, sebaiknya saran ditempatkan pada bagian tersendiri.

Daftar Rujukan

Unsur pokok terakhir yang harus diperhatikan juga adalah daftar rujukan, dimana referensi yang digunakan harus lengkap sesuai dengan rujukan yang anda sajikan dalam batang tubuh artikel ilmiah.

Karena seorang penulis professional harus mencantumkan daftar rujukan / refrensi penulisannya, artinya kita menghargai karya seseorang yang kita kutip.
Unsur pokok penulisan artikel ilmiah non penelitian yang telah kami paparkan tentunya harus difahami betul oleh penulis, karena tanpa adanya unsur tersebut mempengarui kualitas karya tulis ilmiah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *